Perilaku

Kata perikelakuan dipakai oleh Weber untuk perbuatan-perbuatan yang bagi sipelaku mempunyai ARTI SUBYEKTIF. Mereka dimaksudkan! Pelaku hendak mencapai suatu TUJUAN, atau ia didorong oleh MOTIVASI. Perikelakuan menjadi SOSIAL menurut Weber terjadi hanya kalau dan sejauh mana arti maksud subyektif dari tingkahlaku membuat individu memikirkan dan menunjukan suatu keseragaman yang kurang lebih tetap. Pelaku individual mengarahkan kelakuannya kepada penetapan penetapan atau harapan harapan tertentu yang berupa kebiasaan umum atau dituntut dengan tegas atau bahkan dibekukan dengan undang undang.

Weber membuat klasifikasi mengenai perilaku sosial atau tindakan sosial menjadi 4 yaitu :
Kelakuan yang diarahkan secara rasional kepada tercapainya suatu tujuan. Dengan kata lain dapat dikatakan sebagai kesesuaian antara cara dan tujuan. Contohnya Bekerja Keras untuk mendapatkan nafkah yang cukup.
Kelakuan yang berorientasi kepada nilai. Berkaitan dengan nilai – nilai dasar dalam masyarakat, nilai disini seperti keindahan, kemerdekaan, persaudaraan, dll. misalnya ketika kita melihat warga suatu negara yang berasal dari berbagai kalangan berbaur bersama tanpa membeda-bedakan.
Kelakuan yang menerima orientasi dari perasaan atau emosi atau Afektif . contohnya seperti orang yang melampiaskan nafsu mereka.

Kelakuan Tradisional bisa dikatakan sebagai Tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan Rasional. Contohnya Berbagai macam upacara \ tradisi yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan leluhur.

This entry was posted in Sosiologi. Bookmark the permalink.

53 Responses to Perilaku

  1. Arin miftakhul janah says:

    Jikalau perilaku orang menuju tujuan dan motivasi yg tidak disegani apakah dapat dikatakan sebagai tujuan?

  2. lestariadhi says:

    bagaimana apabila perilaku sosial dalam masyarakat itu didorong dan dipengaruhi oleh faktor luar (eksternal) artinya perilaku yang terjadi adalah tidak murni, apakah ini akan menjadi pola perilaku yang menimbulkan hukum?
    sebelumnya terima kasih atas kesediaan bapak untuk menjawab pertanyaan saya…

    • darmansyah says:

      Perilaku sosial dalam masyarakat meski tidak murni tetap saja dapat dijadikan sebagai sebuah hukum.

      • caecillia says:

        Hukuman seperti apa ya pak? Apakah hukum yang berlaku sesuai UU atau hukum adat?
        karena di Indonesia banyak sekali perilaku masyarakat yang berdasarkan atas norma dan tradisi juga kebiasaan dari masing-masing komunitas .

      • saji says:

        menurut bapak
        Perilaku sosial dalam masyarakat meski tidak murni tetap saja dapat dijadikan sebagai sebuah hukum?

        Perilaku sosial diklasifikasikan oleh Weber menjadi 4 yaitu berdasarkan rasionalitas, norma/nilai, emosi dan tradisional.

        Hukum disini menurut bapak yang mana yang paling pantas di di ambil di masyarakat

  3. Aryanni Ganda Wijaya says:

    Perilaku sosial diklasifikasikan oleh Weber menjadi 4 yaitu berdasarkan rasionalitas, norma/nilai, emosi dan tradisional.
    Sebuah perliku dapat dikategorikan menjadi beberapa klasifikasi tergantung dari sudut pandang pihak yang menilai. Penilaian orang tersebut pastilah tepat jika dengan ditunjang dengan alasan yang tepat. Sehingga dalam perilaku sosial ini termasuk kategori yang fleksibel.

    Rangkuman pertemuan hari ini seksi 02; NIM: 201212008
    Terima kasih Pak..

  4. Menurut saya ,perilaku adalah bagian yang dimiliki oleh manusia dan perilaku dapat timbul karena adanya faktor-faktor yang mempengaruhinya, antara lain :dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, dan genetika.
    Perilaku pun menjadi sangat penting untuk orang dapat menilai seseorang, karena perilaku mencerminkan kepribadian diri seseorang.

  5. Eva karina ,2012-12-095 says:

    Kelakuan Tradisional bisa dikatakan sebagai Tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan Rasional. Contohnya Berbagai macam upacara \ tradisi yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan leluhur.

    Pak, maaf , sy minta dijelaskan berkaitan dengan pernyataan tersbut ? , bagaimana bila dikaitkan dengan (contoh) kebudayaan masyarakat Aceh, misalnya, adanya larangan duduk mengangkang saat mengendarai motor, dan peraturan-peraturan lainnya ,yang dijadikan “undang-undang” nya dengan adanya sanksi bila dilanggar.
    Bagaimana pengaruh perkembangan/ perubahan teknologi dan ilmu pengetahuan mempengaruhi kelakuan tradisional bagi sebagian masyarakat Indonesia yang masih memegang teguh norma/nilai –nilai sesuai kebudayaan leluhur ? Apakah mungkin mereka menganggap perilaku generasi sekarang ini menyimpang , sehubungan dengan perkembangan dan perubahan teknologi tersebut ?

    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak atas posting ini.

    • darmansyah says:

      Ya benar anggapan itu benar terjadi, dan bukan hanya contoh tsb saja, semua perilaku yang dilihat oleh individu/kelompok diluar perilaku yang individu/kelompok tsb jalani akan dianggap sebagai perilaku menyimpang.

  6. susiyanti says:

    NIM : 201212022

    Menurut saya Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yang sangat luas antara lain : berjalan, berbicara, menangis, tertawa, bekerja, kuliah, menulis, membaca, dan sebagainya. Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud perilaku manusia adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar.Jadi perilaku didalam kehidupan sehari hari itu sangat penting sekali,tinggal manusia nya sendiri yang memilih mau berperilaku yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik,mau berperilaku yang tidak baik itu menghasilkan sesuatu yang tidak baik pula.itulah kesimpulan dari saya pak..thx

  7. agus.setiawan says:

    Nama : Agus Setiawan
    NIM : 201211172

    Tambahan definisi Perilaku
    Perilaku adalah suasana saling ketergantungan yang merupakan keharusan untuk menjamin keberadaan manusia (Rusli Ibrahim, 2001). Sebagai bukti bahwa manusia dalam memnuhi kebutuhan hidup sebagai diri pribadi tidak dapat melakukannya sendiri melainkan memerlukan bantuan dari orang lain.Ada ikatan saling ketergantungan diantara satu orang dengan yang lainnya. Artinya bahwa kelangsungan hidup manusia berlangsung dalam suasana saling mendukung dalam kebersamaan. Untuk itu manusia dituntut mampu bekerja sama, saling menghormati, tidak menggangu hak orang lain, toleran dalam hidup bermasyarakat.

  8. Santy Welly - 201212029 says:

    Bagaimana pendapat Bapak mengenai kelakuan tradisional yang bertujuan untuk melestarikan budaya leluhur namun sebenarnya membahayakan bagi pribadi orang tersebut, misalkan kalau di sebuah daerah di Thailand, terdapat suku yang wanitanya memakai kalung berlapis2 dari kecil s/d usia lanjut yang secara medis sebenarnya tidak baik bagi mereka? Apakah sebenarnya kelakuan tradisional ini dapat berangsur2 hilang seiring waktu atau bahkan ditinggalkan oleh mereka ? Karena saya lihat kelakuan tradisional ini masih dilestarikan. Bagaimana ya Pak sebaiknya kita menyikapinya ?

    terima kasih sebelum dan sesudahnya Pak, atas penjelasannya.

    • darmansyah says:

      Pada dasarnya kelakuan tradisional itu merupakan sebuah perilaku normal pada lingkungannya, bayangkan bagaimana anehnya orang lain memandang kelakuan tradisional kita yang makan nasi sedangkan mereka makan roti atau gandum.

  9. Ellis Sumiyati says:

    Perilaku manusia adalah segala tindakan yang dilakukan manusia agar tercapainya suatu tujuan yang diinginkan yang mana perilaku tersebut dapat dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, dsb.

    Pak, kalau untuk negara yang tidak percaya adanya Tuhan, maka untuk setiap kegiatan atau aktivitas yang mereka lakukan tidak memikirkan dosa atau adanya hukuman ketika mereka sudah meninggal nanti dan mereka juga tidak percaya adanya surga dan neraka, apakah itu dapat dikategorikan sebagai perilaku menyimpang ?

    Terimakasih Bapak sebelum dan sesudahnya.

    • darmansyah says:

      Jika dilihat dari sisi pemeluk agama dan percaya adanya Tuhan, jawabannya “Ya” tetapi bagi mereka itu perilaku normal.

  10. jesika says:

    Nama : Jesika
    NIM : 2012-12-093

    Definisi perilaku manusia

    Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang.Dalam sosiologi, perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditujukan kepada orang lain dan oleh karenanya merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat mendasar.Perilaku tidak boleh disalahartikan sebagai perilaku sosial, yang merupakan suatu tindakan dengan tingkat lebih tinggi, karena perilaku sosial adalah perilaku yang secara khusus ditunjukan kepada orang lain.Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur oleh berbagai kontrol sosial.Dalam kedokteran perilaku seseorang dan keluarganya dipelajari untuk mengidentifikasi faktor penyebab, pencetus atau yang memperberat timbulnya masalah kesehatan. Intervensi terhadap perilaku seringkali dilakukan dalam rangka penatalaksanaan yang holistik dan komprehensif.

  11. Puspita Dewi - 2012 12 121 says:

    Nama : Puspita Dewi Indah P
    Nim : 2012 12 121

    Perilaku adalah adat,sikap,emosi,nilai,etika,kekuasaan,persuasi,atau genetika.
    Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang. Dalam sosiologi, perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditujukan kepada orang lain dan oleh karenanya merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat mendasar. Perilaku tidak boleh disalahartikan sebagai perilaku sosial yang merupakan suatu tindakan dengan tingkat lebih tinggi, karena perilaku sosial adalah perilaku yang secara khusus ditujukan kepada orang lain. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur oleh berbagai kontrol sosial.
    Perilaku manusia dipelajari dalam ilmu psikologi,sosiologi,ekonomi,antropologi, dan kedokteran.oleh karena itu,perilaku sangatlah luas artinya.
    Teori isi yang telah bapak bahas berfokus terutama pada kebutuhan dan intensif yang menyebabkan perilaku. Hal ini berkenaan dengan hal spesifik yang memotivasi seseorang. Bagaimana perilaku individu didorong,diarahkan,dipelihara,dan dihentikan sehingga mencapai suatu TUJUAN, atau ia didorong oleh MOTIVASI.

  12. fitri anisa says:

    Perilaku dapat dilihat dari adanya tiga bidang perilaku, yakni kognitif, afektif, dan psikomotor. Kemudian dalam perkembangannya, domain perilaku yang diklasifikasikan oleh Bloom dibagi menjadi tiga tingkat:

    Pengetahuan (knowledge)

    Sikap (attitude)

    Tindakan atau praktik (practice)

  13. Julidar Yani (201212114) says:

    Perilaku seseorang dikelompokan ke dalam perilaku yang wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang. Dalam sosiologi, perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditunjukan kepada orang lain, yang merupakan suatu tindakan social manusia yang sanagt mendasar. Perilaku tidak boleh disalah artikan sebagai perilaku soasial, yang merupakan suatu tindakan dengan tingkat lebih tinggi, karena perilaku soasial adalah perilaku yang secara khusus ditujukan kepada orang lain. Pernerimaan terhadap perilaku diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur berbagai control sosial. Dalam kedokteran perilaku seseorang dan keluarganya dipelajari untuk mengindetifikasi faktor penyebab timbulnya masalah kesehatan.

  14. siti choirunnisa says:

    perilaku, merupakan tanggapan atau feedback setiap individu dalam menyikapi fenomena yang terjadi di kehidupan kita

  15. Via Afriani says:

    perilaku merupakan suatu aksi dan reaksi setiap individu terhadap lingkungannya. artinya perilaku akan terbentuk jika ada sesuatu yg menimbulkan rangsangan dan akan menghasilkan perilaku tertentu.

  16. Vivin Yuliasih says:

    Vivin Yuliasih/201212206

    Perilaku sosial seseorang itu tampak dalam pola respons antar orang yang dinyatakan dengan hubungan timbal balik antar pribadi. Perilaku sosial juga identik dengan reaksi seseorang terhadap orang lain. Perilaku itu ditunjukkan dengan perasaan, tindakan, sikap keyakinan, kenangan, atau rasa hormat terhadap orang lain. Perilaku sosial seseorang merupakan sifat relatif untuk menanggapi orang lain dengan cara-cara yang berbeda-beda. Misalnya dalam melakukan kerja sama, ada orang yang melakukannya dengan tekun, sabar dan selalu mementingkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadinya. Sementara di pihak lain, ada orang yang bermalas-malasan, tidak sabaran dan hanya ingin mencari untung sendiri.

  17. Yustina Apriani Sipahutar (2012-12-234) says:

    Perilaku manusia adalah sekumpulan perilaku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, genetika.
    Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku manusia : Sikap, adalah suatu ukuran tingkat kesukaan seseorang terhadap perilaku tertentu. Norma sosial, adalah pengaruh tekanan sosial. Kontrol perilaku pribadi, adalah kepercayaan seseorang mengenai sulit tidaknya melakukan suatu perilaku.
    Apabila individu tidak mampu mendalami norma-norma dalam masyarakat yang berlaku. Individu yang demikian tidak akan memiliki perasaan bersalah atau menyesal setelah melakukan perilaku yang menyimpang misalkan melakukan pelanggaran hukum.

  18. Nellalia Ovindra (2012.12.149) says:

    Kalau menurut saya Pak, perilaku seseorang paling besar dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Tanpa disadari, pengaruh lingkungan sangat dominan dalam menentukan perilaku seorang individu . Banyak sekali orang-orang yang tidak mampu menolak pengaruh lingkungan yang negatif terhadap diri mereka.
    Contohnya saja banyak sekali siswa-siswa yang merokok karena dipengaruhi oleh ajakan temannya. Mereka gengsi untuk menolak ajakan tersebut karena takut dicap sebagai orang yang tidak gaul ataupun pengecut karena tidak berani untuk mencobanya.

  19. Nellalia Ovindra (2012.12.149) says:

    Kalau menurut saya Pak, perilaku seseorang paling kuat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitarnya. Tanpa kita sadari, lingkungan secara perlahan namun pasti memberikan pengaruhnya terhadap perilaku seorang individu. Banyak sekali orang-orang yang tidak mampu menolak pengaruh negatif dari lingkungannya.

    Contohnya saja banyak sekali siswa-siswa yang merokok karena terpengaruh oleh ajakan teman-temannya. Mereka takut untuk menolak ajakan tersebut karena mereka takut dicap sebagi orang yang tidak gaul ataupun sebagai pengecut karena tidak berani mencobanya.

    • darmansyah says:

      Benar sekali untuk mengantisipasi pengaruh buruk dari lingkungan maka harus dibentuk sejak awal pengertian baik dan buruk oleh lingkungan terdekat(keluarga).

  20. Syarifah Zulfawati says:

    Perilaku sosial adalah perilaku yang relatif menetap yang diperlihatkan oleh individu
    di dalam berinteraksi dengan orang lain. Orang yang berperilakunya mencerminkan
    keberhasilan dalam proses bersosialisasi dikatakan sebagai orang yang sosial, sedangkan orang yang perilakunya tidak mencerminkan proses sosialisasi tersebut disebut non sosial. Yang termasuk ke dalam perilaku non sosial adalah seseorang yang berperilaku dengan tidak mengetahui apa yang yang dituntut oleh kelompok sosial, sehingga berperilaku yang tidak memenuhi tuntutan sosial, sehingga mereka akan menghabiskan waktunya untuk menyendiri. Sedangkan yang berperilaku anti sosial mereka mengetahui hal-hal yang dituntut kelompok tetapi karena sikap permusuhannya, mereka melawan norma kelompok tersebut…. (-;

  21. Angela Agustini Wibowo says:

    perilaku merupakan sikap atau etika yang kita cerminkan ketika dihadapkan dalam suatu kondisi tertentu..

  22. Eko Suharyanto Pangestu (2012-12-052) says:

    perilaku adalah sesuatu yang muncul dari hati manusia untuk bertindak kepada suatu hal tertentu dan mencerminkan keadaan pribadi kita.

  23. Perilaku adalah tindakan yang dihasilkan dari keadaan atau peristiwa yang terjadi.

  24. suci Rachmadhanti says:

    Perilaku sosial adalah suasana saling ketergantungan yang merupakan keharusan untuk menjamin keberadaan manusia Sebagai bukti bahwa manusia dalam memnuhi kebutuhan hidup sebagai diri pribadi tidak dapat melakukannya sendiri melainkan memerlukan bantuan dari orang lain.Ada ikatan saling ketergantungan diantara satu orang dengan yang lainnya. Artinya bahwa kelangsungan hidup manusia berlangsung dalam suasana saling mendukung dalam kebersamaan.

  25. Eka Suhardiman (2012 - 12 - 051) says:

    prilaku adalah pola tingkah laku setiap manusia yang di dorongkan oleh keiginan pribadi dan motivasi terhadap suatu hal

  26. suatu aksi dan reaksi organisme terhadap lingkungannya, hal ini berarti bahwa perilaku baru akan terwujud bila ada sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan tanggapan yang disebut rangsangan, dengan demikian maka suatu rangsangan tertentu akan menghasilkan perilaku tertentu pula.

  27. Putri Widyastuti says:

    Perilaku sosial cenderung timbul ketika manusia di hadapkan dengan kenyataan hidup ,banyak manusia yg menyimpang prilaku nya ketika dihadapkan dengan kenyataan hidup mereka ,seperti menghalalkan segala cara untuk mensejahterakan kelangsungan hidup dan melakukan tindakan kriminal ,seharus nya kita sebagai manusia yg diciptakan ber akhlak baik dan berpikiran yg realistis berpegang teguh pada ajaran agama dan selalu menggunakan akal sehat sehingga kesejahteraan hidup pun dapat kita raih walaupun tidak secepat cara yg diatas tetapi dengan kita menggunakan cara ini kita menjalani hidup pun lebih aman ,nyaman dan tentram seperti pepatah mengatakan berakit rakit kehulu berenang renang ketepian hal ini yg harus kita pegang bahwa hidup yg real itu harus butuh perjuangan dan tidak semena mena.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>