SIA : MENGAPA MEMPELAJARI SIA?

untitledSIA yang efektif penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun. Tanpa perangkat untuk mengawasi aktivitas-aktivitas yang terjadi, tidak akan ada cara untuk memutuskan seberapa baik kinerja perusahaan. Setiap organisasi juga perlu menelusuri pengaruh-pengaruh berbagai aktivitas atas sumber daya yang berada di bawah pengawasannya. Informasi tentang para pelaku yang terlibat dalam aktivitas-aktivitas tersebut penting untuk menetapkan tanggung jawab dari tindakan yang diambil. Oleh karena itu, banyak universitas yang mensyaratkan mahasiswa program akuntansi dan sistem informasi untuk mempelajari SIA. Bagian ini akan menjelaskan mengapa mata kuliah SIA tepat untuk kurikulum akuntansi dan sistem informasi.

Mempelajari SIA adalah Hal yang Penting dalam Akuntansi

information-systemDalam Statement of Financial Accounting Concepts No. 2, Financial Accounting Standards Board mendefinisikan akuntansi sebagai sistem informasi. Di dalam standar akuntansi keuangan tersebut juga disebutkan bahwa tujuan utama akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang berguna bagi para pengambil keputusan. Oleh sebab itu, bukanlah hal yang mengherankan apabila Accounting Education Change Commission merekomendasikan bahwa kurikulum akuntansi harus menekankan bahwa akuntansi adalah suatu proses identifikasi, pengembangan, pengukuran, dan komunikasi informasi. Komisi tersebut menyarankan agar kurikulum akuntansi harus dirancang untuk memberi para mahasiswa sebuah pemahaman yang kuat atas tiga konsep dasar berikut:

  1. Pemakaian informasi di dalam pengambilan keputusan
  2. Sifat, desain, pemakaian, dan implementasi SIA
  3. Pelaporan informasi keuangan

accounting-information-systemsMata kuliah akuntansi lain yang Anda ambil (akuntansi keuangan, akuntansi manajerial, akuntansi perpajakan, dan auditing) berfokus pada peran Anda sebagai penyedia informasi. Di lain pihak, mata kuliah SIA berfokus pada pemahaman cara sistem akuntansi bekerja: bagaimana cara mengumpulkan data tentang aktivitas dan transaksi suatu organisasi; bagaimana mengubah data tersebut menjadi informasi yang dapat digunakan pihak manajemen untuk menjalankan organisasi mereka; dan bagaimana cara memastikan ketersediaan, keandalan, dan keakuratan informasi tersebut. Jadi, mata kuliah SIA melengkapi mata kuliah-mata kuliah akuntansi lainnya yang akan Anda ambil.

Anda mungkin berkeinginan untuk mengejar karir dalam profesi akuntan publik. Jika demikian, Anda mungkin menjadi seorang auditor. Para auditor perlu memahami sistem-sistem yang digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan perusahaan. Mata kuliah ini memberikan Anda pengetahuan akan hal tersebut; bahkan, inilah alasan mengapa universitas membuat mata kuliah SIA sebagai mata kuliah prasyarat untuk mata kuliah auditing. Alternatif lainnya adalah Anda mungkin ingin menspesialisasikan diri pada perpajakan. Jika demikian, Anda pcrlu memahami tentang SIA klien Anda agar dapat percaya bahwa informasi yang digunakan untuk perencanaan dan pemenuhan syarat pajak sudah lengkap dan akurat. Pilihan ketiga adalah konsultan manajemen. Salah satu jenis pelayanan konsultasi yang paling cepat berkembang berkaitan dengan desain, pemilihan, dan implementasi SIA yang baru. Bahkan, AICPA baru-baru ini membuat sertifikasi baru, yaitu Certified Information Technology Professional (CITP), untuk mendokumentasikan keahlian sistem para CPA (lihat Fokus 1-1). Mata kuliah SIA memberikan suatu pengantar bagi cabang ilmu pengetahuan tersebut.

©1998  EyeWire, Inc.Tidak semua mahasiswa jurusan akuntansi mengejar karir sebagai akuntan publik. Sebagian dari Anda cepat atau lambat akan menemukan diri Anda bekerja di perusahaan swasta atau di organisasi nirlaba. Belum lama ini, Institute of Management Accountants (IMA) , mengadakan analisis intensif tentang tugas-tugas para akuntan perusahaan. Tabel 1-1 menyajikan berbagai respons dari pertanyaan yang diajukan ke para responden untuk mengindikasikan lima aktivitas kerja yang paling penting, yang dijalankan oleh para akuntan. Perhatikan bahwa para responden secara jelas mengindikasikan bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan sistem akuntansi adalah suatu aktivitas paling penting yang dijalankan oleh para akuntan perusahaan.

Fokus 1-1

cpa_pictureCITP – Sebuah Spesialisasi Baru Bagi CPA

AICPA menawarkan beberapa spesialisasi yang dapat diambil oleh para CPA. Salah satunya adalah Certified Information Technology Professional (CITP). Spesialisasi CITP mengidentifikasi para CPA yang memiliki pengetahuan luas dalam bidang teknologi dan yang memahami bagaimana teknologi informasi dapat digunakan dalam berbagai organisasi untuk mencapai tujuan bisnis mereka. Spesialisasi baru CITP ini mencerminkan pengakuan AICPA atas pentingnya teknologi informasi dan hubungannya dengan akuntansi.

CITPAgar dapat dianugerahi spesialisasi CITP, seorang CPA harus memiliki total 100 poin di dalam bidang pengalaman bisnis, pembelajaran berkelanjutan, dan ujian opsional. Para kandidat paling sedikit harus memiliki 15 poin, dan maksimal 75 poin, dari pengalaman bisnis. Jumlah poin yang diberikan bergantung pada jumlah jam yang dihabiskan untuk bekerja dalam area-area berikut ini, selama 3 tahun ~ sebelum aplikasi untuk spesialisasi CITP:

  • Perencanaan strategis teknologi informasi
  • Manajemen sistem informasi
  • Arsitektur sistem
  • Aplikasi bisnis dan E-busimss I
  • Perencanaan keamanan, privasi, dan kontinjensi
  • Pengembangan, penguasaan, dan manajemen proyek sistem
  • Audit dan pengendalian internal sistem
  • Database dan manajemen database

Seorang kandidat CITP harus memiliki minimal 30 poin, hingga 70 poin, untuk kategori pembelajaran berkelanjutan. Pembelajaran berkelanjutan termasuk didalamnya adalah melanjutkan pendidikan, gelar tambahan, dan mendapat atau mempertahankan sertifikasi lainnya yang berkaitan dengan teknologi selama periode 3 tahun sebelum aplikasi CITI’.

Ujian opsional juga tersedia bagi para kandidat yang telah memiliki paling sedikit 60 poin dari pengalaman bisnis dan pembelajaran

Para kandidat dapat menambah 40 poin apahila lulus dari ujian yang meliputi delapan topik yang telah didaftar di dalam diskusi sebelumnya mengenai pengalaman kerja.

This entry was posted in Sistem Informasi Akuntansi. Bookmark the permalink.

3 Responses to SIA : MENGAPA MEMPELAJARI SIA?

  1. Pingback: SISTEM INFORMASI AKUNTANSI: APA ITU SIA? | Darmansyah

  2. Stella Maris Janeaster says:

    salam sejahtera Bapak Darmansyah,

    Salam kenal bapak saya Stella dar fakultas ekonomi atma jaya..
    Saya ingin bertanya apakah bapak menerbitkan buku tentang sistem informasi akuntansi, karena saya sangat tertarik dengan artikel bapak dan ingin menjadikannya sebagai bahan referensi untuk skripsii..

    • darmansyah says:

      Anakku Stella, saya belum menerbitkan buku untuk SIA, jika menghendaki artikel saya untuk dijadikan referensi silahkan Nak, saat ini referensi sebuah karya ilmiah tidak harus sebuah buku, sebuah tulisan yg dipublisir didunia maya dapat dijadikan sebagai acuan juga(tetapi tergantung kebijakan institusi masing2), nah jika masih ada yg ananda inginkan, beritahu saya dan akan saya upayakan untuk menuangkannya dalam blog saya serta saya juga dapat dijadikan sebagai teman untuk mendiskusikan skripsimu, salam hangat saya untuk engkau dan keluargamu, Darmansyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>